Diberdayakan oleh Blogger.

dasar teori petrologi

BATUAN BEKU DALAM
Untuk membedakan berbagai jenis batuan beku yang terdapat di bumi, dilakukan berbagai cara penggolongan terhadap batuan beku. Penggolonganan yang didasarkan kepada susunan kimia batuan, jarang dilakukan. Hal ini disebabkan di samping prosesnya lama dan mahal, karena harus dilakukan melalui analisa kimiawi. Dan yang sering digunakan adalah penggolongan yang didasarkan kepada tekstur dipadukan dengan susunan mineral, di mana keduanya dapat dilihat dengan kasat mata.

Dasar Penggolongan Batuan Beku


Pada gambar di bawah ini diperlihatkan pengelompokan batuan beku dalam bagan, berdasarkan susunan mineralogi. Gabro adalah batuan beku dalam di mana sebagian besar mineral-mineralnya adalah olivine dan piroksin. Sedangkan Felsparnya terdiri dari felspar Ca-plagioklas. Teksturnya kasar atau phanerik, karena mempunyai waktu pendinginan yang cukup lama didalam litosfir. Kalau dia membeku lebih cepat karena mencapai permukaan bumi, maka batuan beku yang terjadi adalah basalt dengan tekstur halus. Jadi Gabro dan Basalt keduanya mempunyai susunan mineral yang sama, tetapi teksturnya berbeda. Demikian pula dengan Granit dan Rhyolit, atau Diorit dan Andesit. Granit dan Diorit mempunyai tekstur yang kasar, sedangkan Rhyolit dan Andesit, halus. Basalt dan Andesit adalah batuan beku yang banyak dikeluarkan gunung-berapi, sebagai hasil pembekuan lava.

Batuan beku juga dapat digolongkan berdasarkan bentuk-bentuknya di dalam kerak bumi. Pada saat magma menerobos litosfir dalam perjalanannya menuju permukaan bumi, ia dapat menempati tempatnya di dalam kerak dengan cara memotong struktur batuan yang telah ada, atau mengikuti arah dari struktur batuan. Yang memotong struktur batuan disebut bentuk-bentuk diskordan, sedangkan yang mengikuti struktur batuan disebut konkordan.

Penggolongan batuan beku berdasarkan Tekstur dan Komposisi Mineral
BATUAN BEKU GANG
2. Batuan Beku Gang / Celah
 Makma yang naik kepermukaan bumi mengalami proses pendinginan yang lebih cepat. Akibatnya pada proses pembekuan dapat terjadi pengkristalan yang kurang sempuran disebut berstruktur porfiris, terdiri dari feldspar, biotit, kwarsa, dan Kristal-kristal kecil yang halus disebut masa dasar (ground massa), sedangkan kristar besar yang terdapat diantara masa dasar disebut fenokris (Kristal sulung).
 Lokasi pembekuan makma pada selas-sela lapisan batu-batuan atau pada corong diantrema/ saluran makma yang sedang naik dilapisan kulit / kerak bumi. Contoh : profir Granit, profir, Profir syenit dan Profir Gabro. Keistimewaan batuan beku ini yakni mempunyai susunan mineral yang sama dengan makma asalnya. Teta disuatu tempat tertentu batuan beku gang dapat menjadi lebih asam atau lebi basa dari suatu golongan tertentu.batuan beku gang yang berbutir halus dan kaya akan SiO2 disebut aplit. Sedangkan yang berbutir kasar dan juga kaya akan Sio2 disebut dengan pegmatite. Pada pegamatit kadang-kadang terdapat Kristal feldspar yang panjangnya lebi dari 1 meter.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar